KAJIAN ISOLASI SENYAWA FENOLIK RUMPUT LAUT EUCEUMA COTTONII BERBANTU GELOMBANG MICRO DENGAN VARIASI SUHU DAN WAKTU
Abstrak: Rumput laut
jenis Eucheuma cottonii merupakan salah
satu penghasil antioksidan, karena mengandung senyawa fenolik seperti catechin
(gallocathecin, epicathecin, catechin gallate), flavonols, flavonol glycosides,
caffeic acid, hesperidin, dan myricetin. Konsentrasi senyawa fenolik pada
ekstrak rumput laut dipengaruhi oleh kondisi ekstraksi. Ekstraksi dengan metode
konvensional membutuhkan waktu lama dan
jumlah pelarut yang banyak. Pengembangan teknik ekstraksi untuk mempercepat
waktu ekstraksi dan mengurangi jumlah pelarut diperlukan. Penelitian ini
bertujuan untuk mempelajari pengaruh
metode isolasi senyawa fenolik berbantu microwave dan pengaruh suhu dan
waktu ekstraksi terhadap kandungan total fenolik dari rumput laut Eucheuma cotttonii.
Ekstraksi dilakukan dengan metode ekstraksi berbantu gelombang micro
menggunakan pelarut metanol dengan variasi waktu (1, 2, 4, 6, 8, 10 menit) dan
suhu (50 0C, 55oC, 60oC, 650 C). Kandungan senyawa fenolik optimum didapatkan
pada suhu ekstraksi 60 0C dengan waktu ekstraksi 6 menit sebesar 2.526 mg EAG
(ekuivalen asam gallat)/ gram berat kering. Hasil penelitian menunjukkan Suhu
dan waktu ekstraksi berpengaruh terhadap
kandungan total fenolik rumput laut Eucheuma cottonii
Kata kunci: Eucuema Cottonii,
Antioksidan, Ekstraksi berbantu gelombang micro, Kandungan senyawa fenolik
Penulis: Denni kartika sari,
Dyah Hesti Wardhani, Aji Prasetyaningrum
Kode Jurnal: jpkimiadd130289