Pra-Standarisasi: Produksi dan Analisis Minyak Virgin Coconut Oil (VCO)

ABSTRAK: Masih  banyak  minyak  VCO  yang  dijual  di  pasaran  memiliki  kualitas  rendah.  Hal  ini dikarenakan belum adanya standarisasi untuk menentukan standar kualitas minyak VCO. Pada penelitian ini dilakukan tahap pra-standarisasi terhadap proses produksi dan  analisis minyak  VCO.  Pra-standarisasi  terutama  dilakukan  pada  metode  isolasi  minyak  VCO, analisis kualitas fisik meliputi uji organoleptik dan berat jenis, analisis standar khasiat yang berkaitan dengan komposisi asam-asam lemak  esensial dan analisis standar keawetan yang meliputi kadar air, kadar nitrogen, uji peroksida dan kadar asam-asam lemak bebas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode isolasi pemancingan mampu menghasilkan minyak VCO sebanyak 0,150 liter/kg  kelapa,  warna jernih, rasa gurih kelapa-enak dan bau wangikelapa,  berat jenis 0,924 g/mL, kadar air 0%,  nitrogen 0%, uji peroksida positip (+),  asam lemak  bebas  0,002%.  Komposisi  asam-asam  lemak  yaitu  asam  laurat  39,69%;  miristat 24,12%;  palmitat  11,17%;  kaprat  7,27%;  oktanoat/kaprilat  6,94%;  oleat  6,48%;  stearat 3,03%;  linoleat  0,79%  dan  kaproat  0,52%.  Hasil  analisis  menunjukkan  bahwa  minyak VCO  yang  diperoleh  sudah  memenuhi  standar  kualitas  Asian  and  Pacific  Coconut Community (APCC) kecuali kadar asam laurat masih di bawah standar.
Kata kunci: minyak VCO, pra-standarisasi, metode pemancingan VCO, komposisi asam lemak, asam laurat
Penulis: Mukhammad Asy’ari dan Bambang Cahyono
Kode Jurnal: jpkimiadd060035

Artikel Terkait :