PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK SISWA KELAS VIII-G SMP NEGERI 10 MALANG DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING

ABSTRAK:  Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 10 Malang, Diperoleh data bahwa prestasi belajar matematika siswa pada materi  sebelumnya  yaitu  materi  lingkaran  dan  persamaan  garis  singgung lingkaran  tergolong  rendah,  karena  hanya  13,4  %  dari  37  siswa  yang  tuntas belajar.  Untuk  itu  perlu  diterapkan    pembelajaran  yang melibatkan siswa secara aktif  dan  mampu  mengkonstruksi  pengatahuannya.  Salah  satu  pembelajaran yang  dapat  meningkatkan  prestasi  belajar  matematika  siswa  adalah  model pembelajaran  problem  posing.  Pada  pembelajaran  ini  siswa  dibagi  kedalam kelompok  kecil  secara heterogen, yaitu terdiri dari 8 kelompok yang terdiri dari 4-5  anggota  kelompok.  Kemudian  guru  membagi  lembaran  kerja  siswa  untuk didiskusikan  secara  berkelompok,  guru  meminta  setiap  perwakilan  anggota kelompoknya  untuk  menyampaikan  hasil  kerja  kelompoknya  di  depan  kelas, setelah itu guru memberi kesempatan kepada setiap kelompok untuk menyusun soal  sekaligus  menyelesaikannya.  Hasil  penelitian  menunjuka n  bahwa  model pembelajaran   problem posing    dapat    meningkatkan prestasi belajar matematika siswa  kelas  VIII-G  SMP  Negeri  10  Malang.  Persentase  ketuntasan  belajar matematika  siswa  pada  siklus  I  adalah  37,8  %  dan  meningkat  pada  siklus  II menjadi  91,2  %.  Sehingga  siswa  kelas  VIII-G  dapat  dikatakan  tuntas  belajar secara klasikal.
Kata kunci: problem posing, prestasi belajar
Penulis: Jerry Jekson
Kode Jurnal: jpmatematikadd130088

Artikel Terkait :