PENGARUH WAKTU REFLUKS DENGAN NaOH TERHADAP KONVERSI ABU LAYANG BATUBARA MENJADI ZEOLIT
ABSTRAK: Telah dilakukan
penelitian untuk abu layang batubara PLTU Asam-asam menjadi zeolit.
Proseskonversi abu layang menjadi zeolit dilakukan dengan menggunakan metode refluks
dengan NaOH 3M, dan abulayang 8 ml g-1pada temperatur 100°C. Karakterisasi hasil
dilakukan dengan difraksi sinar X dan spektroskopi inframerah, sedangkan analisis
kandungan logamNa dengan metode SSA. Metode refluks tersebut mampu mengubah fasa
mineralalumina dan silika menjadi zeolit dimana semakin lama waktu refluks menyebabkan
semakin banyak jenis zeolit yangterbentuk.Zeolit yangdihasilkanuntuk waktu
refluks 12 jamadalah zeolit Na-P1, 24 jam adalah zeolit Na-P1 dan NaA-Hidrat
dan 72 jamadalah zeolit Na-P1, NaA- mengkaji pengaruh waktu refluks dengan
variasi waktu 12, 24 dan 72 jamterhadap konversi Hidrat, Analsimdan NaX-Hidrat.
Kandungan logam Na mengalamipeningkatan dari 0,119 mg/g menjadi 4,18 mg/gpada
waktu refluks 12 dan 24 jamkemudian turun menjadi 2,085 mg/g pada waktu refluks
72 jam.
Penulis: Sunardi, Taufiqur
Rohman, Edi Mikrianto, Rini Rusmayanthi
Kode Jurnal: jpkimiadd070044