PENGARUH VARIASI DOSIS EKSTRAK TAUGE KACANG HIJAU TERHADAP BERAT TESTIS, JUMLAH SPERMATOZOA DAN SKOR SPERMATOGENESIS TIKUS JANTAN
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian variasi dosis ekstrak tauge kacang
hijau (Vigna radiata, L.) terhadap berat testis, jumlah spermatozoa dan skor spermatogenesis
tikus putih jantan (Rattus norvegicus, L.) strain Wistar. Jenis penelitian ini adalah
eksperimental dengan rancangan acak lengkap satu faktor dengan lima ulangan.
Variabel bebas pada penelitian ini yaitu dosis ekstrak tauge 50 mg ekstrak/200
gr BB/hari, 100 mg ekstrak/200 gr BB/hari, 150 mg ekstrak/200 gr BB/hari dan
200 mg ekstrak/200 gr BB/hari. Variabel tergayutnya yaitu tingkat fertilitas
tikus diukur dari berat testis, jumlah spermatozoa dan skor spermatogenesis
tikus. Populasi penelitian yaitu tikus putih jantan (Rattus norvegicus, L.) strain
Wistar sehat umur 2–3 bulan berat rata-rata 200 gr jumlah sampel 25 ekor. Data
dianalisis menggunakan ANAVA yang dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian
menunjukan bahwa pemberian ekstrak tauge kacang hijau memberi pengaruh terhadap
pertambahan berat testis, jumlah spermatozoa dan skor spermatogenesis. Hasil
perhitungan rerata berat testis tertinggi pada dosis 150 mg ekstrak/200 gr
BB/hari yaitu 2,658 gram. Rerata jumlah spermatozoa tertinggi pada dosis 200 mg
ekstrak/200 gr BB/hari sebanyak 249,40 juta sel/mm2.. Rerata skor spermatogenesis
tertinggi yaitu pada dosis 150 mg ekstrak/200 gr BB/hari dan 200 mg ekstrak/200
gr BB/hari 9,2 skor nilai.
Penulis: ANISHINTA M N
Kode Jurnal: jpbiologidd140395