PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PADA PENGOLAHAN PEWARNA SINTETIS PROCION MENGGUNAKAN REAGEN FENTON
Abstract: Kebanyakan indutri
tekstil menggunakan pewarna sintetis yang dapat menimbulkan pencemaran
lingkungan karena air limbah pewarna yang dihasilkannya. Salah satu proses
pengolahan pewarna sintetis yang dihasilkan dari air limbah industri tekstil
adalah dengan Advanced Oxidation Processes (AOPs), di antaranya dengan
menggunakan metode reagen Fenton. Agar pengolahannya dapat optimum, maka perlu
diketahui pengaruh dari temperatur dan waktu terhadap pengolahan pewarna
sintetis yang menggunakan metode tersebut. Pada penelitian ini, digunakan
pewarna sintetis procion merah dan procion biru dengan konsentrasi 150 – 250
mg/L, kecepatan pengadukan 200 rpm, reagen Fenton dengan konsentrasi H2O2 80 mM
dan FeSO4.7H2O 4 mM, pH 3, waktu pengadukan 0 – 60 menit, dan temperatur 25 –
55 °C. Hasil yang didapatkan untuk mencapai degradasi warna 100% adalah pada
temperatur 55 oC dan waktu pengadukan 60 menit. Kondisi tersebut selanjutnya
diaplikasikan pada limbah cair pewarna kain jumputan, didapatkan degradasi
warna 100 % dan penurunan COD sebesar 66 % yang dicapai dengan waktu pengadukan
120 menit.
Penulis: Tuty Emilia Agustina,
Muhammad Amir
Kode Jurnal: jpkimiadd120145