PENGARUH SUHU SERTA KOMPOSISI CAMPURAN ARANG JERAMI PADI DAN BATUBARA SUBBITUMINUS PADA PEMBUATAN BRIKET BIOARANG

Abstrak: Limbah  jerami  padi  memiliki  potensi  yang  cukup  besar  dan  dapat  digunakan  sebagai  bahan  baku pembuatan  briket  biocoal.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  meningkatkan  kualitas  jerami  padi dengan  pencampuran  batubara  Subbituminus  yang  telah  dikarbonisasi.  Sehingga  didapatkan  komposisi yang optimal sebagai briket biocoal. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variasi suhu pada saat  karbonisasi  bahan  baku  (400 –  6000C)  serta  variasi  komposisi  antara  arang  jerami  padi,  arang batubara  Subbituminus  dan  juga  perekat  tepung  sagu.  Berdasarkan  penelitian  yang  dilakukan  suhu karbonisasi optimal untuk Jerami Padi adalah 5000C selama 15 menit dan  batubara Subbituminus adalah 5500C selama 45 menit. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pencampuran jerami  padi dengan  batubara Subbituminus  sangat berpengaruh terhadap nilai  kalor briket biocoal yang dihasilkan =  5117,86 cal/gr, kadar air lembab = 4,89%, kadar abu = 16,94%, kadar zat terbang = 24,65% serta karbon tetap = 53,52%. Secara keseluruhan kualitas briket biocoal dari  jerami  padi dan  batubara Subbituminus ini cukup baik, sehingga dapat dijadikan bahan bakar alternatif.
Kata Kunci: briket bioarang, jerami padi, batubara subbituminus
Penulis: Reesi Muharyani, Dina Pratiwi, Faisol Asip
Kode Jurnal: jpkimiadd120130

Artikel Terkait :