PENGARUH PENAMBAHAN NATRIUM KLORIDA (NaCl) DAN WAKTU PERENDAMAN BUFFER FOSFAT TERHADAP PEROLEHAN CRUDE PAPAIN DARI DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA, L.)
Abstrak: Pepaya (Carica
papaya L.) merupakan
salah satu komoditas
buah secara internasional, baik
dalam bentuk buah segar
maupun sebagai produk
olahan. Daunnya yang
berwarna hijau masih
belum dimaanfaatkan secara maksimal.
Daun pepaya mengandung
enzim papain yang
merupakan enzim protease yang
sangat bermanfaat bagi
industri. Papain merupakan
enzim protease yang
terkandung dalam getah pepaya,
baik dalam buah,
batang dan daunnya,
sebagai enzim yang
berkemampuan memecahkan molekul protein, saat ini papain menjadi produk
yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, baik dirumah tangga maupun
industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kejenuhan natrium klorida (NaCl) dan
perendaman buffer fosfat terhadap rendemen protease kasar daun
pepaya. Penelitian ini
memvariasikan waktu perendaman
buffer fosfat dan
tingkat kejenuhan natrium klorida
(NaCl). Analisis aktivitas
protease dilakukan dengan
menggunakan spektrofotometer
UV-Vis untuk mengukur
panjang gelombang dan
nilai absorbansinya. Hasil penelitian terbaik diperoleh pada
perendaman buffer fosfat 12 jam dengan konsentrasi natrium klorida (NaCl) 60%
yaitu 272,8222 unit/ml.
Pada analisa rendemen
diperoleh kondisi terbaik
pada saat perendaman buffer
fosfat 36 jam
pada konsentrasi 90%
yaitu 43,5152%. Pada
analisa kadar air diperoleh
kondisi terbaik pada
saat perendaman 36
jam dengan konsentrasi
90% yaitu sebesar 37,4266%.
Penulis: Pinta Rizki Mala
Hasibuan, Mitha Alviyulita, Farida Hanum
Kode Jurnal: jpkimiadd140366