PENGARUH PENAMBAHAN AMMONIUM SULFAT (NH4)2SO4 DAN WAKTU PERENDAMAN BUFFER FOSFAT TERHADAP PEROLEHAN CRUDE PAPAIN DARI DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA, L)

Abstrak: Daun  pepaya  merupakan  salah  satu  hasil  tanaman  yang  kaya  manfaat.  Daun  pepaya  mengandung  enzim papain  yang  merupakan  enzim  protease  yang  sangat  bermanfaat  bagi industri. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kejenuhan ammonium sulfat (NH4)2SO4 dan perendaman buffer fosfat terhadap rendemen  protease  kasar  daun  pepaya.  Penelitian  ini  memvariasikan  waktu  perendaman  buffer  fosfat  pada waktu 0, 12, 24, dan 36 jam dan tingkat kejenuhan ammonium sulfat (NH4)2SO4 pada konsentrasi 40, 50, 60, 70,  80,  dan  90  %.  Analisis  aktivitas  protease  dilakukan  dengan  menggunakan  spektrofotometer  UV  untuk mengukur  panjang  gelombang  dan  nilai  absorbansinya.  Hasil  penelitian  aktivitas  protease  yang  terbaik diperoleh  pada  perendaman  buffer  fosfat  selama  36  jam  dengan  konsentrasi  ammonium  sulfat  (NH4)2SO4 60%  yaitu  132,98%  unit/ml.  Rendemen  dan  kadar  air  terbaik  diperoleh  pada  perendaman  36  jam  pada konsentrasi 90% masing – masing sebesar 37,62% dan 65,70%.  
Kata kunci: pepaya, ammonium sulfat (NH4)2SO4, buffer fosfat, enzim papain, aktivitas protease
Penulis: Mitha Alviyulita, Pinta Rizki Mala Hasibuan, Farida Hanum
Kode Jurnal: jpkimiadd140365

Artikel Terkait :