PENGARUH KUALITAS AIR BAKU TERHADAP DOSIS DAN BIAYA KOAGULAN ALUMINIUM SULFAT DAN POLY ALUMINIUM CHLORIDE
Abstract: Penelitian
tentang pengolahan air baku dengan menggunakan koagulan Aluminium sulfat dan
Poli Aluminium Klorida (PAC) di intake Karang Anyar dan intake 1 Ilir pernah
dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan
dosis koagulan yang tepat dalam proses pengolahan air baku menjadi air minum.
Jenis koagulan yang digunakan dipengaruhi oleh sifat fisik dan kimia pada air
baku tersebut. Parameter uji yang diamati adalah parameter fisik dan kimia
seperti kekeruhan, pH, Zat Padat Terlarut (TDS), Oksigen Terlarut (DO),
konduktivitas, temperatur, besi, amoniak dan nitrit yang terkandung di dalam
air baku. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode jar test untuk
menentukan dosis koagulan dan analisa beberapa parameter untuk menentukan sifat
fisik dan kimia yang terdapat pada air baku.. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penggunaan koagulan Aluminium sulfat efektif dan ekonomis untuk air baku
di intake Karang Anyar dengan dosis optimum koagulan sebesar 44 ppm dengan
biaya Rp 57,20, 00 /m3. Sedangkan koagulan Poly Aluminium Chloride cair efektif
dan ekonomis untuk air baku di intake 1 Ilir dengan penggunaan dosis optimum
koagulan sebesar 5 ppm dengan biaya Rp 200,00 /m3.
Penulis: Margaretha, Rizka
Mayasari, Syaiful Syaiful, Subroto
Kode Jurnal: jpkimiadd120149