PENGARUH BEBERAPA JENIS KOAGULAN TERHADAP PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DALAM TINJAUANNYA TERHADAP TURBIDITY, TSS DAN COD
Abstract: Limbah cair industri
tahu merupakan salah satu sumber pencemar yang mengandung bahan organik yang tinggi sehingga dibutuhkan
pengolahan limbah yang memadai. Dalam upaya mengatasi permasalahan yang
ditimbulkan oleh limbah cair, maka proses pengolahan limbah wajib dilakukan
sebelum limbah tersebut dibuang ke badan perairan. Dalam penelitian ini akan
dilakukan proses pengolahan limbah cair industri tahu dengan dengan gabungan proses fisik
(secara agitasi) dan kimiawi (penambahan koagulan biji asam jawa, biji kelor
atau aluminium sulfat) ditinjau dari kadar Chemical Oxygen Demand (COD),
Turbiditas dan TSS dari limbah cair industri tahu tersebut. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dosis optimum penggunaan koagulan biji asam jawa adalah 3000
mg/l pada pH 4. Sedangkan dosis optimum penggunaan aluminium sulfat dan biji
kelor adalah 1000 mg/l pada pH 6.
Penulis: Pamilia Coniwanti,
Indah Desfia Mertha, Diana Eprianie
Kode Jurnal: jpkimiadd130287