PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS)BERBANTUAAN LKS (LEMBAR KERJA SISWA) BERKARAKTER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA
Abstract: Tujuan yang hendak
dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui penerapan model pembelajaran
kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) berbantuan LKS
Berkarakter dalam meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan kognitif Fisika
siswa kelas VIII.F SMP Negeri 16 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013 pada materi
Gaya.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action
Research) dengan model Kurt Lewin dan model Kolaboratif yang dilaksanakan dalam
tiga siklus. Setiap siklus diawali tahap persiapan kemudian dilanjutkan tahap
pelaksanaan, tahap pengamatan dan tahap refleksi. Subyek penelitian adalah
siswa kelas VIII.F SMP Negeri 16 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013 sebanyak 24
siswa dengan penelitian dikhususkan pada materi Gaya. Data diperoleh melalui
pengamatan, wawancara dan diskusi dengan guru, observer dan siswa, pre-test
& post-test, catatan observer, kamera & handycam dan kajian dokumen.
Data-data dari hasil penelitian diolah dan dianalisis secara kualitatif yang
dilakukan dalam tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwapenerapan model
pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD)
berbantuan LKS berkarakter dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan
kemampuan kognitif siswa pada materi Gaya kelas VIII.F SMP Negeri 16 Surakarta
tahun pelajaran 2012/2013.Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan aktivitas
belajar pada tiap siklus. Dari indikator aktivitas yang ditentukan terjadi
peningkatan aktivitas belajar positif tiap siklus, dari 65,7% di siklus I
menjadi 73,76% di siklus II dan 75,47% di siklus III.Kemampuan kognitif siswa
juga meningkat dalam setiap siklus dengan peningkatan nilai rata-rata pre-test
ke post-test, yakni 31,67 menjadi 60,83
dengan rata-rata gain ternormalisasi 0,42
pada siklus I, 48,95 menjadi 72,91 dengan rata-rata gain ternormalisasi
0,46 pada siklus II dan 29,58 menjadi 81,25
dengan rata-rata gain ternormalisasi 0,73
pada siklus III.
Kata Kunci: pembelajaran
kooperatif, STAD, pendidikan karakter, LKS, aktivitas belajar, kemampuan
kognitif
Penulis: Atna Fresh Violina
Marrysca, Surantoro, Elvin Yusliana Ekawati
Kode Jurnal: jpfisikadd130281