PEMBUATAN TEPUNG KARAGINAN DARI RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE PENGENDAPAN
ABSTRAK: Rumput laut (eucheuma
cottonii) merupakan salah satu hasil laut yang mempunyai nilai ekonomis yang
cukup menjanjikan karena digunakan sebagai penghasil karaginan. Dalam dunia industri dan
perdagangan, karaginan dapat
digunakan sebagai bahan baku
untuk industri makanan, industri
farmasi, industri kosmetik,
bioteknologi dan non
pangan. Karaginan merupakan
bagian penyusun yang besar pada rumput laut dibandingkan dengan komponen yang lain.
Karaginan adalah senyawa hidrokoloid yang terdiri atas ester kalium, natrium,
magnesium dan kalium sulfat
dengan galaktosa 3,6
anhidrogalaktosa kopolimer. Pembuatan
karaginan diawali dengan perlakuan
alkali yang kemudian
dilanjutkan dengan ekstraksi,
destilasi, pengendapan, pengeringan dan penggerusan serat karaginan
menjadi tepung karaginan. Kualitas kandungan sulfat terbaik terdapat pada
karaginan dengan konsentrasi alkali 10%
dan metode pengendapannya
menggunakan methanol. Hasil
pengamatan menunjukkan bahwa
rendemen karaginan yang paling
banyak terbentuk pada
waktu ekstraksi 4
jam. Hasil analisa
kandungan sulfat, kadar air,
kadar abu dan
nilai viskositas menunjukkan
bahwa mutu karaginan
sesuai standar Food Agriculture Organization (FAO).
Penulis: Prasetyowati, Corrine
Jasmine A., Devy Agustiawan
Kode Jurnal: jpkimiadd080042