PEMANFAATAN KULIT PISANG SEBAGAI BAHAN BAKU BIOETANOL DENGAN PROSES HIDROLISIS ENZIMATIK
Abstract: Penggunaan bahan
bakar minyak (BBM) yang semakin tidak terkendali,sementara persedian bahan
bakar fosil semakin menipis membuat parapeneliti mencari solusi bahan bakar
alternatif yang dapat diperbaharui, salahsatu bahan bakar yang dapat
diperbaharui adalah bahan bakar nabati. Bahanbahandari nabati selama ini banyak
yang belum termanfaatkan seperti kulipisang. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah hidrolisisenzimatis yaitu mengubah pati menjadi glukosa
dengan bantuan enzim α-amilase dan gluko-amilase yang dihasilkan oleh bakteri
Aspergillus Niger,kemudian diteruskan dengan proses fermentasi alcohol.
Variabel yangdigunakan adalah volume Aspergillus Niger sebanyak 150, 200, 250
dan 300mL, dengan kondisi operasi pada waktu hidrolisa adalah suhu 35-37oC, pH
4-5 sedangkan untuk fermentasi pada kondisi anaerob, suhu 25-30, pH 4-5.
Daripenelitian ini didapatkan hasil bahwa penambahan Aspergillus niger
yangterbaik adalah 250 mL dengan kadar glukosa 20% sedangkan untuk kadaretanol
terbaik didapatkan 16,5% pada waktu hari ke-8. Berdasarkan hasilpenelitian yang
telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa penambahanbakteri Aspergillus
Niger dan waktu fermentasi berpengaruh terhadap kualitasetanol yang dihasilkan
dari kulit pisang dengan proses enzimatis.
Penulis: Harimbi Setyawati,
Nanik Astuti Rahman
Kode Jurnal: jpkimiadd110077