KEBERLAKUAN MODEL HB-GFT SISTEM N-HEKSANA – MEK – AIR PADA EKSTRAKSI CAIR-CAIR KOLOM ISIAN
ABSTRACT: Ekstraksi cair-cair
dalam kolom isian merupakan proses pemisahan fasa cair yang memanfaatkan
perbedaan kelarutan suatu zat. Tipe ekstraksi ini termasuk kedalam tipe ekstraksi kolom vertikal tanpa
berpengaduk (unagitated) selain kolom semprot (spray) dan kolom pelat. Operasi
ekstraksi cair-cair yang baik sangat dipengaruhi oleh karakteristik perpindahan
zat terlarut (solute). Karakteristik ini dapat dikuantifikasikan dengan suatu
nilai yang disebut dengan koefisien perpindahan massa. Koefisien perpindahan
massa ini sangat penting untuk diketahui dalam perancangan kolom ekstraksi
cair-cair dan nilainya dapat dicari dengan menggunakan model-model estimasi
koefisien perpindahan massa baik di fasa dispersi maupun fasa kontinyu.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan keberlakuan model Handloss-Baros
– Garner-Foord-Tayeban (HB-GFT) pada proses ekstraksi cair-cair menggunakan
prototipe kolom transparan dan jenis isian berupa bola-bola kecil dengan
variasi laju alir fasa kontinyu dan fasa dispersi pada rentang tetesan
bersirkulasi (Re = 10 – 200). Dari penelitian ini didapatkan bahwa jenis isian,
ukuran tetesan, dan laju alir fasa kedua (dispersi dan kontinyu) memberikan pengaruh yang cukup
signifikan terhadap proses perpindahan massa yang dinyatakan dengan koefisien
perpindahan massa keseluruhan (KOD). Data laju alir dan komposisi masing-masing
fasa di aliran masuk dan keluar kolom dianalisis dengan menggunakan alat
kromatografi gas (GC) yang ditunjukan dengan makin besar laju alir fasa
dispersi (Qd), koefisien perpindahan massa keseluruhan (KOD) makin kecil. Hal
ini disebabkan bahwa ukuran diameter tetesan disepanjang kolom isian dianggap
sama. Dan keberlakuan model HB-GFT untuk dinamika tetesan sirkulasi internal
(170<Re<200) merupakan kombinasi terbaik dalam penentuan KOD dengan standar
deviasi sebesar 3,2%.
Penulis: Agus Mirwan
Kode Jurnal: jpkimiadd130394