Karakteristik Intuisi Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematika dan Perbedaan Gender
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik intuisi siswa SMA dalam
memecahkan masalah matematika berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah
dari Polya ditinjau dari kemampuan matematika dan perbedaan gender. Subjek
penelitian adalah siswa SMA 1 Sragen, Jawa Tengah. Hasil penelitian ini adalah:
(1) dalam memahami masalah matematika; subjek laki-laki berkemampuan matematika
tinggi, sedang dan rendah menggunakan intuisi afirmatori yang bersifat
langsung, yaitu langsung dipahami dari teks soal, subjek perempuan berkemampuan
matematika tinggi, sedang dan rendah dalam memahami masalah matematika tidak
menggunakan intuisi, (2) dalam membuat rencana penyelesaian; subjek laki-laki berkemampuan
matematika tinggi, sedang menggunakan intuisi antisipatori yang bersifat global,
yaitu subjek menggunakan rumus barisan yang diperolehnya dari pemahaman teks
soal secara langsung dan subjek tidak dapat menjelaskan secara rinci mengapa
menggunakan rumus barisan, subjek laki-laki berkemampuan matematika rendah.
Subjek perempuan berkemampuan matematika tinggi menggunakan intuisi
antisipatori yang bersifat global dan subjek perempuan berkemampuan matematika
rendah tidak menggunakan intuisi dalam membuat rencana penyelesaian, (3) dalam
melaksanakan rencana penyelesaian: semua subjek penelitian tidak menggunakan
intuisi dalam melaksanakan rencana penyelesaian masalah matematika, (4) dalam
memeriksa jawaban masalah; subjek berkemampuan matematika tinggi dan sedang
baik laki-laki dan perempuan tidak menggunakan intuisi, subjek laki-laki
berkemampuan matematika rendah dalam memeriksa jawaban menggunakan intuisi
antisipatori yang mempunyai karakteristik bertentangan dengan dugaan pada
umumnya dan berupa pemikiran induktif.
Penulis: Budi Usodo
Kode Jurnal: jpmatematikadd120152