KARAKTERISTIK BATUBARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES PENCAIRAN
Abstract: Tujuan penelitian
ini adalah mempelajari pengaruh karakteristik batubara terhadap proses
pencairan dengan menggunakan metoda hidrogenasi katalitik. Sampel batubara yang
digunakan adalah batubara Sorong dengan peringkat lignit dan batubara Mulia
dengan peringkat sub bituminus. Proses pencairan dilakukan dalam sebuah otoklaf
yang berkapasitas 5 liter dengan menggunakan pelarut antrasen dan katalis bijih
besi. Kisaran suhu pencairan adalah 375ºC, 400ºC, 425ºC, dan 450ºC, sementara
tekanan awal hidrogen ditetapkan 100 bar. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa
karakteristik batubara memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencairan.
Konversi tertinggi batubara Sorong adalah 89,94% pada suhu 400ºC, sementara
untuk batubara Mulia sebesar 87,28% pada suhu 450ºC
Penulis: Harli Talla, Hendra
Amijaya, Agung Harijoko,, Miftahul Huda
Kode Jurnal: jpkimiadd130372