KARAKTERISASI PROSES PENGERINGAN JAGUNG DENGAN METODE MIXED-ADSORPTION DRYING MENGGUNAKAN ZEOLITE PADA UNGGUN TERFLUIDISASI
Abstract: Jagung (Zea mays L.)
merupakan kebutuhan pangan yang penting selain padi dan gandum sehingga
penanganan paska panen menjadi prioritas agar kualitas jagung dapat terjaga
dengan baik. Proses pengeringan dengan cara adsorpsi-unggun terfluidisasi
menjadi suatu pilihan untuk menggantikan sistim pengering jagung konvensional
yang boros energi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh suhu udara
masuk, jenis zeolite, dan rasio berat jagung dan zeolite terhadap kecepatan
pengeringan, kandungan protein dan lemak dan menghitung harga konstanta laju
pengeringan, k. Untuk keperluan energi dihitung pula efisiensi energi (h)
berdasarkan jumlah panas yang digunakan untuk menguapkan air dari jagung
(Qevap) dibagi dengan kebutuhan panas total untuk meregenerasi zeolite dan
menaikkan suhu udara (Qintr). Penelitian dilakukan dengan mencampurkan zeolite
sebagai adsorben dengan jagung dengan rasio perbandingan tertentu dalam suatu
unggun yang difluidisasi menggunakan udara pada suhu percobaan 30-50oC. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa laju pengeringan paling cepat ditandai oleh
penurunan kadar air yang paling besar yang terjadi pada suhu 50oC dengan
menggunakan zeolite sintetis dan dengan rasio berat jagung dan zeolite adalah
25% : 75%. Nilai konstanta laju pengeringan diperoleh 0,0303. Kadar protein
terjadi penurunan dari 9,10% menjadi 8,30%, sedangkan untuk kandungan lemaknya
relatif tetap. Hasil perhitungan diperoleh efisiensi energi (h) sebesar 81,23%.
Keywords: adsorpsi; jagung;
pengeringan; mixed adsorption drying; zeolit adsorpsi; jagung; pengeringan;
mixed adsorption drying; zeolite
Penulis: Hargono, Mohamad Djaeni,
Luqman Buchori
Kode Jurnal: jpkimiadd120246