KARAKTERISASI POLIMER KONDUKTIF POLIPIROL BERPENGISI SERBUK BAN UNTUK MENDETEKSI KONDUKTIVITAS MINYAK

Abstrak: Sensor  polimer  konduktif  dengan  campuran  polipirol,  serbuk  ban,  dan  1,4-metil-pirolidinone  telah  dibuat  dengan menggunakan proses polimerisasi. Proses polimerisasi dilakukan pada temperatur 100°C pada penangas air selama 30 menit.  Analisa  yang  dilakukan  pada  sensor  polimer  konduktif  tersebut  antara  lain  Scanning  Electron  Microscopy (SEM),  Fourier  Transform  Infrared  (FTIR),  dan  X-Ray  Diffraction  (XRD).  Analisa  konduktivitas  yang  dilakukan menggunakan  beberapa  jenis  minyak  (minyak  sawit,  minyak  jagung,  solar,  dan  oli).  Hasil  analisa  konduktivitas menunjukkan  bahwa  sensor  ke-4  (mengandung  20  phr  serbuk  ban)  dengan  temperatur  proses  80°C  dengan  waktu proses  30  menit  memiliki  nilai  konduktivitas  yang  paling  tinggi.  Dari  hasil  analisa  Scanning  Electron  Microscopy (SEM)  menunjukkan  bahwa  permukaan  sensor  memiliki  struktur  yang  kasar  dan  memiliki  penyebaran  serbuk  ban yang merata. Hasil dari analisa X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa sensor memiliki struktur kristal Face Centered  Cubic  (FCC).  Hasil  tes  konduktivitas  terhadap  minyak  menunjukkan  bahwa  minyak  jagung  lebih  reaktif dibandingkan yang lain.
Kata kunci: polipirol, serbuk ban, konduktivitas, polimer konduktif
Penulis: Satriaji Sudigdo, Rizky Dharmawan, Hamidah Harahap
Kode Jurnal: jpkimiadd140360

Artikel Terkait :