ISOLASI DAN KARAKTERISASI FUNGI ENDOFIT DARI KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L) SEBAGAI ANTIMIKROBA TERHADAP Candida albicans, Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli

ABSTRAK: Manggis (Garcinia mangostana L) merupakan salah satu tanaman lokal yang dijadikan obat  herbal. Ekstrak  kulit  buah  manggis  dilaporkan  memiliki  aktivitas  antiinflammasi, antitumor,  antioksidan  dan  antimikroba.  Senyawa  bioaktif  dari  ekstrak  kulit  buah manggis  tersebut  diperkirakan  dihasilkan  oleh  fungi  endofit.  Penelitian  ini  bertujuan mengisolasi  dan  mengkarakterisasi  isolat  fungi  endofit  dari  kulit  buah  manggis  yang berpotensial  dalam  menghasilkan  senyawa  antimikroba.  Aktivitas  antimikroba  isolat fungi  endofit  dilihat  dari  pembentukan  zona  hambat  disekitar  koloni  menggunakan 2 metode  Agar  Disk  dan  Kirby-Bauer  dengan  mikroba  patogen  Candida  albicans, Staphylococcus  aureus  dan  Escherichia  coli.  Sebelas  dari  20  isolat  fungi  endofit  yang berhasil diisolasi dari kulit buah manggis memiliki aktivitas antimikroba. Fungi endofit penghasil antimikroba termasuk kedalam genus  Aspergillus, Penicillium, Trichoderma, Alternaria  dan  Fusarium.  Isolat  yang  memiliki  zona  hambat  tertinggi  pada  uji  agar disk terdapat pada Penicillium sp.1KMA, Aspergillus sp.5KMR,  Aspergillus sp.1 KMA, Fusarium sp.KMR dan  Aspergillus sp.3KMB. Isolat yang memiliki zona hambat tertinggi  pada  uji  Kirby-Bauer  adalah  Penicillium  sp.1KMA.  Aktivitas  antimikroba Penicillium sp.1KMA berbeda nyata dengan keempat fungi endofit lainnya.
Kata kunci: Candida  albicans,  Escherichia  coli,  fungi  endofit,  manggis, Staphylococcus aureus
Penulis: Dewi Elfina, Atria Martina, Rodesia Mustika Roza
Kode Jurnal: jpbiologidd140409

Artikel Terkait :