EFEK PERLAKUAN PRIMING TERHADAP PERFORMA TANAMAN CABAI (Capsicum annuum) PADA KONDISI STRES ASAM
Abstrak: annuum L.)
menggunakan teknik osmotik priming PEG 6000 terhadap performa tanaman cabai dan
mengetahui kadar larutan PEG yang berpengaruh paling baik. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yang dilaksanakan di
laboratorium untuk perlakuan priming dengan larutan PEG 6000 dalam kadar 225
g/l, 220 g/l dan kontrol (tanpa priming), kemudian pembibitan dan pemeliharaan
di green house. Metode pengumpulan data dengan praktek langsung. Teknis
analisis data dengan analisis deskriptif dan hasil pengamatan diolah
menggunakan analisis sidik ragam Anova. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan
priming dengan larutan PEG 6000 dapat meningkatkan performa tanaman cabai
meskipun dalam kondisi stres asam. Hal ini terlihat dari peningkatan pertambahan
tinggi tanaman, jumlah daun, maupun berat kering dan berat segar tanaman cabai
di akhir penelitian. Diketahui pula bahwa benih tanaman cabai yang dipriming
dengan kadar 225 g/l menunjukkan hasil terbaik dibanding perlakuan yang
lainnya.
Penulis: ASNI RAMDANI
Kode Jurnal: jpbiologidd140383