DEODORISASI LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN LIMBAH BAGLOG Pleurotus ostreatus DENGAN KOMBINASI VOLUME DAN WAKTU INKUBASI BERBEDA
ABSTRAK: Limbah cair batik
yang dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu bersifat toksik, mengakibatkan penurunan kualitas air disekitar
lingkungan dan kesehatan dengan munculnya masalah
utama seperti bau
tidak sedap. Kondisi
tersebut diperlukan penanganan
agar efek pencemaran rendah atau menjadikan limbah cair batik tidak toksik. Penelitian
tentang pengelolaan limbah cair batik berupa deodorisasi menggunakan limbah baglog Pleurotus
ostreatus dengan kombinasi
volume dan waktu
inkubasi berbeda telah diujikan. Tujuan
penelitian adalah untuk
mengetahui kemampuan limbah
baglog P. ostreatusdengan kombinasi
volume dan waktu
inkubasi berbeda dalam
mendeodorisasi limbah cair batik,
dan untuk mengetahui
perlakuan yang terbaik
dalam mendeodorisasi limbah cair
batik menggunakan limbah baglog P.
ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu
inkubasi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah baglog
P. ostreatusdengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda mampu
mendeodorisasi limbah cair batik.
Hasil terbaik berupa
penurunan skala bau
3 (tidak bau)
yang diikuti persentase penurunan nilai
BOD sebesar 93,95%
(3301 mg/l menjadi
200 mg/l) dan
COD 79,66% (15200 mg/l menjadi 3120 mg/l) pada perlakuan 100 ml volume limbah cair
batik dan 96 jam waktu inkubasi.
Penulis: Heru Teguh Sumarko,
Sri Lestari dan Ratna Stia Dewi
Kode Jurnal: jpkimiadd130259