Aktivitas Antihiperglikemik dari Ekstrak Etanol dan Heksana Tumbuhan Suruhan (Peperomia pellucida [L.] Kunth) pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus L.) yang Hiperglikemik
Abstract: Telah dilakukan
penelitian kadar glukosa darah tikus wistar yang hiperglikemia pada pemberian
ekstrak etanol dan heksana tumbuhan suruhan (Peperomia pellucida [L]. Kunth).
Penelitian ini menggunakan metode uji toleransi glukosa, terhadap 16 ekor tikus
jantan wistar yang hiperglikemia akibat diinduksi sukrosa. Selanjutnya, tikus
dibagi dalam 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (K-) diberi
CMC 0,5%, kelompok kontrol positif (K+) diberi Glibenklamid dosis 0,45 mg/kgBB,
kelompok ekstrak etanol tumbuhan suruhan (EETS) dosis 40 mg/kgBB, dan kelompok
ekstrak heksana tumbuhan suruhan (EHTS) dosis 40 mg/kgBB. Setiap kelompok
terdiri dari 4 ekor tikus. Kadar glukosa darah tikus diukur dengan alat Drglukometer
pada menit ke-30, 60, dan 120 setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada menit ke-120, kadar glukosa darah tikus pada kelompok
EETS dan EHTS masing-masing turun sebesar 54,57% dan 51,25%, dan tidak berbeda
nyata dengan K(+). Kadar glukosa darah kelompok K(+) dan EETS pada menit ke-120
mencapai kadar yang sama dengan keadaan basal (normal). Penelitian ini
menyimpulkan bahwa ekstrak etanol dan heksana tumbuhan suruhan dengan dosis 40
mg/KgBB memiliki efek hipoglikemik pada tikus jantan wistar yang hiperglikemia.
Penulis: Sariyana Togubu,
Lidya I. Momuat, Jessy E. Paendong, Navila Salma
Kode Jurnal: jpfisikadd130290