ADSORPSI LOGAM BESI (FE) SUNGAI BARITO MENGGUNAKAN ADSORBEN DARI BATANG PISANG
ABSTRACT: Abstrak- Berdasarkan
laporan BLHD Kalimantan Selatan tahun 2009 kandungan Fe Sungai Barito mencapai
2,5455 mg/L. Kadar ini melampaui aturan KEPMENKES tahun 2002 yang hanya
membolehkan kandungan Fe dalam air sebesar 0,3 mg/L. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mempelajari kemampuan batang pisang menurunkan kadar Fe dalam sampel air Sungai
Barito serta mengetahui kondisi terbaik adsorben berdasarkan variasi proses
aktivasi, aktivator, ukuran diameter adsorben, kecepatan pengadukan dan lama
kontak adsorpsi dalam menurunkan kadar Fe sungai Barito sehingga didapatkan air Sungai Barito yang memenuhi
standart air minum ataupun air bersih berdasarkan KEPMENKES tahun
2002.Penelitian ini didasarkan pada
proses awal adsorpsi yang diakhiri dengan proses filtrasi. Batang pisang
yang telah dibersihkan dipotong kecil untuk memudahkan penguapan kandungan air
pada saat dipanaskan di bawah panas matahari kemudian dihaluskan dengan
blender.Untuk mendapatkan ukuran diameter batang pisang 20, 30 dan 40 mesh,
batang pisang diayak dengan menggunakan sieve track. Batang pisang selanjutnya
diaktivasi secara kimia dengan menggunakan larutan KMnO4 0,1 M dan ZnCl2 0,1 M
selama 24 jam. Sedangkan pada proses aktivasi fisika, batang pisang dipirolisis
selama 30 menit dengan suhu 500oC. Karbon aktif yang dihasilkan digunakan untuk
proses adsorpsi dengan beberapa variasi kondisi yang hasilnya akan diuji dengan
menggunakan alat spectofotometry.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa
batang pisang dapat menurunkan kandungan Fe dalam air Sungai Barito. Kondisi
terbaik penurunan kandungan Fe
berdasarkan penelitian didapatkan pada batang pisang ukuran 40 mesh yang
diaktivasi secara fisika-kimia dengan menggunakan aktivator KMnO4 dengan
kecepatan pengadukan 150 rpm dan lama waktu kontak 1 jam.
Penulis: Nur Hidayah, Erlinda
Deviyani, Doni Rahmat Wicakso
Kode Jurnal: jpkimiadd120161