PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEND (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2010-2012)
Abstrak: Kebijakan dividen
merupakan kebijakan yang penting bagi sebuah perusahaan untuk menentukan nilai
perusahaan dan prospek perusahaan di masa mendatang. Jumlah dividen yang
dibagikan kepada para pemegang saham menentukan harga saham perusahaan
tersebut. Semakin besar dividen yang dibagikan, maka semakin tinggi harga saham
perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
signifikan dari struktur modal (leverage) terhadap kebijakan dividen. Jenis
penelitian ini adalah explanatory research. Penelitian ini menggunakan populasi
seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2012
dengan 12 sampel perusahaan yang didapatkan melalui purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi
linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan struktur modal (leverage)
berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Debt Ratio (DR) berpengaruh
signifikan dengan arah negatif terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) dan
Dividend Yield (DY). DER berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap
DPR dan DY. Longterm Debt to Total Assets (LDTA) berpengaruh tidak signifikan
terhadap DPR tetapi berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap DY. DER
merupakan variabel yang berpengaruh dominan terhadap DPR dan DY. Leverage
berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap dividen mendukung agency
theory (Jensen dan Meckling, 1976) dan leverage berpengaruh signifikan dengan
arah negatif terhadap dividen mendukung pemikiran debt covenant hypothesis
(Kalay, 1982).
Penulis: Agnes Sulistyowati
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd140105