PENERAPAN MODEL INDEKS TUNGGAL UNTUK MENETAPKAN KOMPOSISI PORTOFOLIO OPTIMAL (STUDI PADA SAHAM-SAHAM LQ 45 YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2010-2012)

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi portofolio optimal yang dibentuk dengan Model Indeks Tunggal,  untuk mengetahui proporsi dana yang digunakan untuk berinvestasi dalam portofolio optimal yang dibentuk dengan Model Indeks Tunggal, serta untuk mengetahui return portofolio dan risiko portofolio dari portofolio optimal yang dibentuk dengan Model Indeks Tunggal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 22 perusahaan dari Indeks LQ-45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 22 sampel perusahaan terpilih terdapat 14 perusahaan yang membentuk komposisi portofolio optimal dengan proporsi masing-masing saham GGRM 3, 95%, KLBF 16,35%, JSMR 17,13%, ASII 15,24%, SMGR 7,62%, INTP 4,82%, LPKR 3,30%, BBCA 10,18%, BBNI 5,50%, INDF 4,15%, PGAS 1,40%, BMRI 7,68%, BBRI 2,27%, dan BDMN 0,40%. Berdasarkan portofolio yang telah terbentuk hasil perhitungan return portofolio sebesar 3,32% dan risiko portofolio sebesar 0,22%.
Kata kunci: Model Indeks Tunggal, Portofolio Optimal
Penulis: Windy Martya Wibowo
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd140144

Artikel Terkait :