PENERAPAN METODE CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) SEBAGAI SALAH SATU UPAYA UNTUK MENENTUKAN KELOMPOK SAHAM EFISIEN (STUDI PADA SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2009-2012)

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan saham efisien dan saham yang tidak efisien dengan menggunakan pendekatan Capital Asset Pricing Model (CAPM), sehingga sangat membantu investor dalam mengambil keputusan investasi yang tepat. Objek penelitian ini dilakukan pada saham perusahaan sektor industri pengolahan yang terdaftar di BEI tahun 2009-2012. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa dari 11 saham perusahaan sektor industri pengolahan yang dijadikan sebagai sampel penelitian, terdapat 2 saham perusahaan yang masuk dalam kelompok saham tidak efisien. Saham tersebut dikatakan tidak efisien karena memiliki tingkat pengembalian individu lebih kecil dari tingkat pengembalian yang diharapkan, sehingga keputusan yang harus diambil oleh investor adalah menjual saham tersebut sebelum harganya overvalue. Sampel perusahaan industri pengolahan lainnya yang masuk dalam kelompok saham efisien berjumlah 9 saham perusahaan. Saham tersebut dikatakan efisien karena memiliki tingkat pengembalian individu lebih besar dari tingkat pengembalian yang diharapkan, sehingga keputusan yang harus diambil oleh investor adalah mengambil atau membeli saham yang undervalue.
Kata kunci: Investasi, metode CAPM, dan saham efisien
Penulis: Ariska Yuli Susanti
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd140149

Artikel Terkait :