PEMETAAN JALUR MIGRASI BURUNG PEMANGSA MIGRAN ANTARA LERENG SELATAN TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI (TNGM) DAN PERBUKITAN MENOREH
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui jenis, jumlah serta jalur migrasi burung pemangsa
migran di antara Lereng Selatan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dan Perbukitan
Menoreh. Penelitian dilakukan selama dua kali periode migrasi: Oktober
2010-April 2011 dan Oktober 2011-April 2012, dan dilakukan di tiga lokasi:
Gardu Pandang Kali Boyong, Bukit Turgo (TNGM), dan Puncak Suralaya (Menoreh).
Penghitungan jumlah individu digunakan metode direct count dan metode blok,
identifikasi jenis digunakan metode ad libitum sampling, penentuan jalur
migrasi menggunakan metode kooperatif. Pada migrasi periode 2010 - 2011
teramati empat jenis burung pemangsa migran dari dua famili dengan jumlah total
96 ekor. 31 ekor tidak teridentifikasi. Famili Accipitridae terdiri dari 29
ekor P. ptilorhynchus; 20 ekor A. gularis; 10 ekor A. soloensis. Famili
Falconidae terdiri dari 6 ekor F. peregrinus. Pada migrasi periode 2011 – 2012
teramati tiga jenis burung pemangsa migran dari Famili Acciptridae dengan
jumlah total 242 individu dengan rincian 104 ekor P. ptilorhynchus; 78 ekor A.
gularis; 38 ekor A. soloensis; dan 22 individu tidak teridintifikasi. Saat
migrasi musim gugur, burung pemangsa migran teramati dari arah Gunung Slamet,
melintasi sisi utara Bukit Suralaya. Di Bukit Turgo jalur terbagi dua: P.
ptilorhynchus, A. gularis, dan A. soloensis, melalui sisi utara dan selatan,
sedangkan F. peregrinus melalui sisi selatan, lalu burung pemangsa migran
menuju ke arah Gunung Lawu. Saat migrasi musim dingin, jalur yang dilalui
sedikit berbeda. Burung pemangsa migran teramati dari arah Gunung Lawu,
terkadang teramati dari arah Bukit Plawangan (Timur Bukit Turgo), lalu
melintasi utara Bukit Turgo, melalui utara Puncak Suralaya, lalu meluncur ke
arah Gunung Slamet.
Penulis: HAN PRASETYA ADHI
Kode Jurnal: jpbiologidd130345