GAMBARAN STATUS GIZI BERDASARKAN INDEKS ANTROPOMETRI DAN KAITANNYA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK PENYANDANG AUTIS DI SEKOLAH KHUSUS AUTIS DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi berdasarkan indeks antropometri, tingkatperkembangan dan kaitan antara status gizi dengan tingkat perkembangan pada anak penyandang autis di sekolah khusus autis DIY. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yaitu 35 anak penyandang autis berusia ≤ 132 bulan di sekolah khusus autis DIY. Teknik pengambilan data secara langsung dengan pengukuran berat badan (kg) dan tinggi badan (cm) untuk penilaian status gizi berdasarkan indeks antropometri BB/U, TB/U dan IMT/U. Pengukuran perkembangan yaitu kecerdasan intelektual (IQ) yang diadaptasi dari Arief Budiman (2004) dan perkembangan sosial dengan instrumen skala kematangan sosial Vineland. Hasil tersebut dianalisis deskriptif dan juga disajikan dalam crosstabs (tabulasi silang) untuk melihat keterkaitan antara faktor – faktor pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi berdasarkan BB/U memiliki gizi baik (71,4%) dan gizi lebih (28,6%), TB/U memiliki kondisi normal (94,3%), pendek (2,9%) dan sangat pendek (2,9%) serta IMT/U memiliki proporsi tubuh normal (48,6%), gemuk (45,7%) dan risiko gemuk (5,7%). Perkembangan anak penyandang autis yaitu tingkatan IQ superior (5,7%), very superior (2,9%), high average (2,9%), average (2,9%), low average (2,9%) dan sebagian besar anak tidak dapat dites IQ (82,9%). Terdapat beberapa anak yag memiliki perkembangan sosial sedang (17,1%) dan umumnya buruk (82,9%). Kaitan antara status gizi berdasarkan indeks antropometri dengan perkembangan belum dapat ditentukan karena sebagian besar anak penyandang autis tidak dapat dilakukan tes IQ dan memiliki perkembangan sosial buruk.
Kata Kunci: anak, autis, perkembangan, status gizi,tumbuh kembang
Penulis: VERA BUDIYANTI
Kode Jurnal: jpbiologidd130344

Artikel Terkait :