TRANSFORMASI TAREKAT KONVENSIONAL DI INDONESIA: Bertasawuf Ala Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya

Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi perkembangan terkini dari tarekat muktabarah (yang dikenal sebagai Sufi) di Indonesia. Mengkaji munculnya bentuk-bentuk tasawuf yang relatif baru di perkotaan, yang mengabaikan satu atau lebih dari karakteristik utama dari tasawuf konvensional, berbentuk tarekat muktabarah. Dengan mempelajari cara Habib Luthfi Yahya, Ketua JATMN (Jam’iyyah Ahlut Thariqoh Muktabarah Nahdliyah), mengajarkan amalan tasawuf konvensional, penelitian ini memberikan salah satu contoh bagaimana tasawuf konvensional menjadi lebih terbuka, sederhana, menarik dan anggotanya bukan hanya lansia, tetapi juga peserta lebih muda. Habib Luthfi memberikan energi baru pada tasawuf konvensional, dengan mendefinisikan ajaran-ajarannya lebih sederhana dan menggunakan istilah yang lebih bisa dimengerti orang-orang biasa, mempromosikan pentingnya keterlibatan sosial melalui tasawuf nasionalistis, dan menggunakan alat-alat musik serta sarana budaya lain untuk menarik peserta muda. Popularitas Habib Luthfi dan keteraturan sufi menunjukkan bahwa tarekat muktabarah berhasil beradaptasi dengan perubahan dinamis dalam masyarakat dan memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat saat ini. Hal ini menunjuk-kan bahwa tasawuf konvensional memainkan peran penting dalam masyarakat tanpa kehilangan fitur dasar: tarekat (tarekat sufi), bai’at (inisiasi) dan bimbingan berkelanjutan yang dinisiasi oleh guru spiritual mursyid.
Kata Kunci: Transformasi, Tarekat, Konvensional dan Masya-rakat Modern
Penulis: Achmad Zainal Arifin
Kode Jurnal: jpsosiologidd130160

Artikel Terkait :