DAMPAK PEMBANGUNAN DESA WISATA TERHADAP NELAYAN: Di Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat

Abstract: Program Desa Wisata merupakan  program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ekonomi le-mah di pedesaan. Oleh karena itu, tulisan melihat bagaimana dampak program desa wisata untuk desa nelayan miskin Pangandaran dari segi kemiskinan dan realitas kelembagaan yang berlaku di Desa Pangandaran. Rumusan masalah hendak melihat bagaimana keadaan kemiskinan dan orang miskin di desa Pangandaran, bagaimana institusi lokal yang ada di Desa Pangandaran dan bagaimana dampak kelembagaan lokal pada penduduk miskin desa nelayan Pangandaran. Pada dasarnya mengubah status desa menjadi desa wisata berdam-pak positif adanya peningkatan kesempatan kerja dan akses pada sektor ekonomi kota juga menjadi lebih tinggi. Akan tetapi ini tidak dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masya-rakat miskin di Desa Pangandaran. Hanya kelas menengah ke atas yang dapat memanfaatkan sehingga ada kesenjangan memperlebar dimana yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Ironinya orang-orang yang relatif kaya di Desa Pangandaran adalah pendatang, sementara sisa-sisa penduduk asli dalam kondisi lebih buruk, bahkan harus bermigrasi ke tempat lain.
Kata Kunci: Kemiskinan, Kesenjangan, Migrasi dan Kelem-bagaan Lokal
Penulis: Zessy Ardinal Barlan
Kode Jurnal: jpsosiologidd130161

Artikel Terkait :