PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI KOLOID DI SMA

Abstrak: Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains pada materi koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Pontianak sebelum dan sesudah diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan besar pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap keterampilan proses sains pada materi koloid siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Pontianak. Sampel penelitian ini adalah  25 siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 9 Pontianak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Bentuk penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-postest. Instrumen penelitian yang digunakan, yaitu tes keterampilan proses sains, lembar observasi, rubrik penilaian keterampilan proses sains secara integratif dan LKS. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains sebelum dan sesudah diajarkan  dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation.  Besarnya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa sebesar 37,5 % dengan nilai effect size 1,15 yang tergolong tinggi.
Kata Kunci: Group Investigation, Keterampilan Proses Sains
Penulis: Arina Ulfah, Rachmat Sahputra, Rahmat Rasmawan
Kode Jurnal: jppendidikandd141507

Artikel Terkait :