IDENTITAS SOSIAL JOGJA SLALOM SKATE COMMUNITY (JOGLOS)

Abstrak: Penelitian  ini  membahas  mengenai  identitas  kelompok sosial  yang  ada  di  komunitas  Jogja Slalom  Skate  (JOGLOS).  Maraknya  komunitas  yang  ada  di  Yogyakarta  menyebabkan perlunya  identitas  antar  kelompok  agar  antar  kelompok  dapat  dibedakan  dengan  identitas tersebut.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui identitas  sosial  kelompok  JOGLOS sehingga  dapat  mengetahui  ciri  dari  komunitas  tersebut.  Penelitian  ini  merupakan  jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif yang dilakukan penelitian di kawasan 0 KM. Penelitian  ini  menggunakan  sumber  data  primer  dan  sekunder.  Teknik  pengumpulan  data yang  digunakan  adalah  observasi,  wawancara,  catatan lapangan,  studi  pustaka,  dan dokumentasi.  Penelitian  ini  menggunakan  pengambilan semple  dengan  teknik  teknik sampling  intensity samplingatau pemilihan informan yang telah paham dengan lingkungan yang  akan  diteliti.  Teknik  pengumpulan  data  dalam  penelitian  ini  menggunakan  analisis kualitatif  model  interaktif.  Hasil  penelitian  menunjukan  jika  kontruksi  identitas  JOGLOS telah  terbentuk  sejak  komunitas  tersebut  didirikan. Identitas  yang  dimiliki  komunitas JOGLOS  ini  muncul  dari  identitas  diri  pendiri  komunitas  ini  yaitu  sebagai  pemain  inline skate  freestyle  slalom.  Persamaan  identitas  diri  tersebut  yang  menyebabkan  berdirinya komunitas  JOGLOS.  Semakin  bertambahnya  anggota  komunitas  ini  yang  sebagian  besar memiliki minat terhadap olahraga tersebut maka identitas yang dimiliki semakin kuat. Selain itu identitas komunitas sebagai komunitas  freestyle slalomsemakin kuat setelah JOGLOS diakui  sebagai  satu-satunya  komunitas  freestyle  slalom oleh  INAFSA  yang  ada  di Yogyakarta. Selain identitas tersebut JOGLOS memiliki identitas yang awalnya berasal dari anggapan  masyarakat  jika  komunitas  JOGLOS  merupakan komunitas  yang  identik  dengan tempat latihan yaitu kawasan 0 KM, sehingga anggotakomunitas juga mengakui hal tersebut. Menurut  Jackson  dan  Smith  (1999)  identitas  sosial  dalam  kelompok  dapat  dibentuk  dari  4 faktor  yaitu  konteks  antarkelompok,  daya  tarik  in-group,  keyakinan  yang  saling  terkait, depersonalisasi.
Kata Kunci: komunitas, inline skate freestyle slalom, identitas sosial
Penulis: TUNTUN SURYANINGSIH
Kode Jurnal: jpsosiologidd140085

Artikel Terkait :