HUBUNGAN KEMAMPUAN MULTIREPRESENTASI DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR FORMAL SISWA SMP NEGERI KELAS VII SE-KOTA PONTIANAK
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kemampuan multirepresentasi pada materi perubahan
fisika dan perubahan kimia, dan kemampuan berpikir formal siswa kelas VII SMPN
se-Kota Pontianak, serta arah dan kekuatan hubungan antara kemampuan multirepresentasi
dengan kemampuan berpikir formal. Sampel dipilih dengan teknik Stratified
Sample. Bentuk penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan
korelasional. Kemampuan berpikir formal siswa diukur menggunakan tes Burney,
sedangkan kemampuan multirepresentasi siswa diukur menggunakan tes pilihan
ganda beralasan. Analisis korelasi diuji menggunakan statistik korelasi
Spearman-Brown. Hasil analisis data menunjukkan kemampuan multirepresentasi
siswa kelas VII SMPN se-Kota Pontianak dalam kategori kurang dan sangat kurang
dengan persentase kemampuan untuk level makroskopik, simbolik, mikroskopik
berturut-turut 38,54%; 20,05%; 18,2%. Kemampuan berpikir siswa kelas VII SMPN
se-Kota Pontianak yang telah mencapai tingkat berpikir formal hanya sebesar 1,5%.
Hubungan antara kemampuan multirepresentasi dengan kemampuan berpikir formal
menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan dengan nilai koefisien
korelasi untuk level makroskopik, simbolik, mikroskopik berturut-turut 0,244;
0,396; 0,393.
Penulis: Ningsy Inayati,
Erlina, Husna Amalya Melati
Kode Jurnal: jppendidikandd141551