EKSKLUSI ATAS NAMA KONSERVASI (Studi Kasus Masyarakat Sekitar/Dalam Kawasan Taman Nasional Ujungkulon Banten)

Abstract: Tulisan ini hendak menguraikan persoalan konservasi, konflik agraria dan eksklusi masyarakat di sekitar/dalam kawasan konservasi Taman Nasional Ujungkulon (TNUK) Banten. Persoalan pilihan nalar dan paradigma pengelolalaan Sumber-daya Alam menjadi sumber dan akar dari lahirnya perilaku, kebijakan, dan program konservasi yang abai (ignorance) atas hak, akses, kontrol dan ruang hidup (life space) manusia di sekitar/dalam kawasan konservasi. Maka akan dijelaskan persoalan-persoalan mengapa dan bagaiamana proses-proses eksklusi tersebut terjadi, nalar dan paradigma apa yang mem-pengaruhinya, kondisi-kondisi apa mendorongnya, kontestasi aktor dan kepentingan apa saja yang bartarung di dalamnya dan bagaimana respon masyarakat, dan bagaimana dampak-nya bagi masyarakat di sekitarnya. Tulisan ini diakhiri dengan refleksi atas pengingkaran negeri ini atas kekayaan sumber daya alam dan sumber agrarianya sendiri.
Kata Kunci: Konservasi, Eksklusi, Konflik Agraria, dan Para-digma Sumberdaya Alam
Penulis: Eko Cahyono
Kode Jurnal: jpsosiologidd130165

Artikel Terkait :