Eksistensi Tradisi KondanganDesa Progowati Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Di Tengah Pesatnya Arus Modernisasi

Abstrak: Tradisi  Kondangan Desa  Progowati  merupakan  salah  satu  tradisi  yang  masih  rutin dilakukan  oleh  masyarakat  sekitar  Kecamatan  Mungkid,  Kabupaten  Magelang.  Upacara kondangan ini  selalu  rutin  dilakukan  setiap  bulan  besar,  sapar  dan  bakda  mulud  di  tempat orang  yang  melakukan  hajatan.  Tradisi  ini  tetap  dilaksanakan  meskipun  arus  modernisasi yang masuk ke dalam masyarakat semakin cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor apa yang menyebabkan masyarakat Desa  Progowati tetap melaksanakan tradisi kondangandi tengah modernisasi, serta untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mempertahankan  eksistensi  tradisi  Kondangan  Desa  Progowati  di  tengah  modernisasi sekarang  ini.  Penelitian  mengenai  eksistensi  tradisi  kondangan  Desa  Progowati  Kecamatan Mungkid  Kabupaten  Magelang  di  tengah  pesatnya  arus  modernisasi  menggunakan  metode kualitatif  deskriptif.  Subjek  penelitian  ditentukan dengan  teknik  purposive  sampling yaitu perangkat  desa,  masyarakat,  serta  kaum  muda  yang  ikut  dalam  berpartisipasi  tradisi kondangan.  Teknik  pengumpulan  data  dilakukan  dengan cara  wawancara  yang  mendalam, observai, dan dokumentasi. Teknik validitas data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi empat hal utama yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,  dan  penarikan  kesimpulan.  Hasil  penelitian  ini  mengungkapkan  bahwa  Ritual  dengancara Islam dan  Kejawenmasih ada dalam  kondangan  desa progowati. Kedua ritual tersebut menjadi ciri khas yang membedakan kondangan desa progowati dengan kondangandi daerah lain. Faktor faktor yang menyebabkan masyarakat Desa Progowati tetap melaksanakan tradisi kondangandi tengah modernisasi adalah (1) kepercayaan, (2)  sosial budaya, (3) minat atau antusias warga. Sehingga tradisi kondangan di Desa  Progowati tetap dilaksanakan atau eksis di  tengah  Modernisasi.  Upaya  Pelestarian  Tradisi  Kondangan Desa  Progowati  melibatkan perangkat  desa,  sosialisasi  kepada  masyarakat,  dan  para  muda.  Upaya  pelestarian  tradisi Tradisi  kondangan Desa  Progowati  yang  dilakukan  secara  efektif  oleh  masyarakat  desa setempat  memberikan  dampak  yang  bersifat  positif  maupun  negatif  bagi  tradisi  kondangan Desa  Progowati  tersebut,  adapun  dampak  positif  maupun  negatif  yang  muncul  dari  upayapelestarian  tradisi  kondangan desa  progowati  diantaranya  ialah  :  dalam  bidang  sosial kebudayaan, bidang sosial teknologi, bidang sosial ekonomi.
Kata Kunci: Eksistensi, Kondangan, Modernisasi
Penulis: AGUNG NUGROHO
Kode Jurnal: jpsosiologidd140087

Artikel Terkait :