APRESIASI TERHADAP MUSIK TRADISIONAL JONGGAN DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Abstract: Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh ketidak sukaan siswa terhadap musik tradisional Jonggan
yang ada dilingkungan sekitar mereka. Alasannya karena music Jonggan kuno,
membisankan, dan hanya cocok untuk kaum tua.. Musik pada suku Dayak Kanayatn merupakan bagian penting dari
upacara Balenggang (perdukunan), Gawe Padi (naik dango), dan penyambutan tamu
agung. Penelitian ini dilakukan dalam usaha untuk melestarikan musik
tradisional Jonggan masyarakat Dayak Kanayatn yang ada di Kabupaten Pontianak.
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode
deskriptif dan pendekatan kualitatif. Konsep penelitian yang dilakukan dengan
mengembangkan model pembelajaran kontekstual yang disesuaikan untuk materi
praktik alat musik Jonggan hingga presentasi penelitian ini melewati tahapan
proses sebanyak 2 siklus. Pada siklus I, dan II memiliki pengembangan
pembelajaran kontekstual yang berbeda. Hasil observasi awal minat siswa sebesar
9,37% sedangkan setelah dilakukan kedua siklus, minat siswa pada pertemuan
hasil sebesar 90,00%. Jadi minat siswa terhadap pembelajaran musik tradisional
Jonggan setelah menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual meningkat
80,96%. Peningkatan apresiasi ini ditujukan dengan hasil oleh data yang
menggambarkan adanya peningkatan apresiasi siswa terhadap music tradisional
Jonggan.
Penulis: Y.B. Maryanto, Imam Ghozali,
Imma Fretisari
Kode Jurnal: jppendidikandd141318