Perbedaan Perilaku Merokok Ditinjau dari Tingkat Stres pada Wanita Dewasa Awal di Yogyakarta
ABSTRAK: Perilaku merokok
pada wanita dewasa
awal saat ini
semakin meningkat. Perilaku
merokok dilakukan wanita
dewasa awal untuk
memperoleh perasaan rileks
sebagai pelarian dari
stres. Stres yang dialami
wanita dewasa awal disebabkan
permasalahan dalam penyelesaian
tugas-tugas perkembangan
dengan pola kehidupan baru yang kompleks sebagai seorang
dewasa. Permasalahan yang
muncul dalam penyelesaian
tugas perkembangan baru menimbulkan stres pada wanita dewasa awal. Stres
mempunyai tingkatan yang berbeda dan hal tersebut berpengaruh terhadap perilaku
merokok yang dilakukan.
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui perbedaan
perilaku merokok ditinjau
dari tingkat stres
pada wanita dewasa awal
di Yogyakarta. Metode
dalam penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif.
Subjek penelitian adalah wanita dewasa awal usia (18-40 tahun) di
Yogyakarta yang menjadi perokok aktif dengan jumlah 60 orang.
Teknik pengambilan sampel
dengan purposive incidental sampling.
Alat pengumpulan data menggunakan skala perilaku merokok dan
skala tingkat stres. Analisis data menggunakan teknik analisis One Way Anova.
Hasil uji One way
Anova untuk perilaku merokok
ditinjau dari tingkat
stres, diperoleh F
hitung > F table (5,616 >
2,769) dengan probabilitas p-value <
0,05 (0,002). Hal
ini berarti hipotesis
diterima, terdapat perbedaan perilaku merokok
yang signifikan ditinjau
dari tingkat stres
pada wanita dewasa
awal. Hasil analisis
deskriptif menunjukkan
adanya perbedaan rata-rata
perilaku merokok ditinjau
dari tingkat stres.
Semakin rendah tingkat stres
menunjukkan semakin rendah
perilaku merokok, semakin
tinggi tingkat stres
menunjukkan semakin tinggi pula perilaku merokok pada wanita
dewasa awal.
Penulis: Shintia Puspa Dewi,
Salmah Lilik, Nugraha Arif Karyanta
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan130019