PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN METAKOGNITIF DAN PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBASIS SOFT SKILL
Abstrak: Pembelajaran matematika memerlukan adanya situasi-situasi
yang menantang namun menarik sehingga dapat menimbulkan rasa ingin tahu
sekaligus memicu siswa untuk berpikir. Pembelajaran metakognitif berbasis soft
skill (PMSS) dan pembelajaran metakognitif (PM) merupakan pembelajaran yang
menanamkan kepada siswa suatu proses bagaimana merancang, memonitor, dan mengevaluasi
pengetahuan yang dimiliki untuk dikembangkan menjadi tindakan dalam
menyelesaikan masalah matematis. Penelitian ini berbentuk kuasi eksperimen
dengan disain kelompok kontrol pretes-postes, yang bertujuan untuk mengetahui
peningkatan kemampuan representasi matematis (KRM) siswa SMP. Populasi dalam
penelitian ini adalah siswa SMP Negeri di Kota Pekanbaru dengan sampel 202
orang siswa, yaitu 104 siswa dari sekolah level tinggi dan 98 siswa dari
sekolah level sedang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan
awal matematis (KAM), tes KRM, lembar observasi pembelajaran, jurnal siswa
setelah pembelajaran, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah
uji t, ANAVA satu jalur, dan ANAVA dua jalur. Hasil yang diperoleh dalam
penelitian ini adalah: (1) secara keseluruhan, KRM siswa yang mendapat
pendekatan PMSS dan pendekatan PM memperoleh peningkatan yang secara signifikan
lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional (PK); (2)
tidak terdapat interaksi antara
pendekatan pembelajaran (PMSS, PM, dan PK) dengan level sekolah (tinggi dan
sedang) terhadap peningkatan KRM; (3) terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran
dengan KAM (atas, tengah, dan bawah) terhadap peningkatan KRM. Analisis
terhadap data observasi, wawancara, dan data jurnal siswa menunjukkan bahwa
pendekatan PMSS dan pendekatan PM dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Penulis: Atma Murni
Kode Jurnal: jppendidikandd130363