PENGUKURAN KINERJA PDAM KABUPATEN BULELENG DENGAN METODE BALANCED SCORECARD

ABSTRAK: Badan Usaha Milik Daerah, termasuk di dalamnya Perusahaan Daerah Air Minum, selain sebagai  sumber  Pendapatan  Asli  Daerah  juga  berfungsi  untuk  melayani  kebutuhan  masyarakat, sehingga  dalam  mengukur  kinerjanya  diperlukan  konsep  penilaian  kinerja  yang  tidak  hanya mempertimbangkan  aspek  keuangan,  tetapi  juga  aspek  non  keuangan,  yaitu  Balanced  Scorecard. Penelitian  ini  membahas  kinerja  PDAM  Kabupaten  Buleleng  berdasarkan  perspektif  Balanced Scorecard,  yaitu  perspektif  pelanggan,  keuangan,  proses  bisnis  internal,  dan  pembelajaran  dan pertumbuhan..  Hasil  analisis  menunjukkan  bahwa  kinerja  PDAM  Kabupaten  Buleleng  pada perspektif  pelanggan  berdasarkan  Indeks  Kepuasan  Pelanggan  menunjukkan  kinerja  yang  sangat baik.  Pada  perspektif  keuangan,  analisis  berdasarkan  rasio  leverage  dan  rasio  pertumbuhan menunjukkan  kinerja  yang  baik,  sementara  berdasarkan  rasio  aktivitas  dan  profitabilitas menunjukkan kinerja yang cukup baik. Pada perspektif proses bisnis internal, analisis berdasarkan Service  Cycle  Efficiency  pada  proses  pemasangan  sambungan  baru  menunjukkan  kinerja  yang kurang  baik,  sementara  proses  penanganan  keluhan  pelanggan  menunjukkan  kinerja  yang  baik. Pada  perspektif  pembelajaran  dan  pertumbuhan,  analisis  berdasarkan  tingkat  produktivitas karyawan  menunjukkan  kinerja  yang  baik,  dan  berdasarkan  Indeks  Kepuasan  Karyawan menunjukkan kinerja yang baik.
Kata  Kunci:  balanced  scorecard,  kinerja  pada  perspektif  pelanggan,  kinerja  pada  perspektif keuangan,  kinerja  pada  perspektif  proses  bisnis  internal,  kinerja  pada  perspektif pembelajaran dan pertumbuhan
Penulis: I Ketut Artha Suryana, NI Made Adi Erawati
Kode Jurnal: jpakuntansidd130521

Artikel Terkait :