Pengaruh Konformitas dan Persepsi Mengenai Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja (Juvenile Deliquency)

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh konformitas dan persepsi  mengenai  pola  asuh  otoriter  terhadap  kenakalan  remaja.  Terdapat  3  pertanyaan penelitian  yang  dirumuskan  yaitu:  1)  Apakah  terdapat  pengaruh  antara  konformitas  dan persepsi  mengenai  pola  asuh  otoriter  orang  tua  terhadap  kenakalan  remaja  (juvenile delinquency)? 2) Seberapa besar kedua prediktor (konformitas dan persepsi pola asuh otoriter) ini  berpengaruh  terhadap  kenakalan  remaja?  3)  Prediktor  manakah  yang paling  besar mempengaruhi  kenakalan  remaja  :  Konformitas  atau  persepsi  pola  asuh  otoriter  orang  tua? Penelitian  ini  termasuk  dalam  explanatory  research.  Penelitian  dilakukan  pada  siswa  SMP dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 209 orang. Alat pengumpul data berupa kuisioner untuk  mengukur  ketiga  variabel.  Analisis  data  dilakukan  dengan  tehnik  statistik  regresi berganda, dengan bantuan program statistic SPSS versi 16. Dari hasil analisis data, diperoleh model regresi Y= 15,14+ 0,727 X1 – 0,016 X2, dimana X1 (konformitas) menjadi variabel terbaik dalam mempengaruhi kenakalan remaja. Hal ini dilihat dari koefisien X1 sebesar 0,727. Selain itu didaptkan  juga  bahwa  persentase  X1  dan  X2  dalam  mempengaruhi  Y  adalah  sebesar  19,3  % dengan signifikansi 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara konformitas dan persepsi mengenai pola asuh otoriter orang tua terhadap kenakalan remaja.
Kata Kunci: konformitas, persepsi mengenai pola asuh otoriter orang tua, kenakalan remaja
Penulis: Gabriella Prillycia Mantiri, Fitri Andriani
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan120010

Artikel Terkait :