Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kesepian Pada Lansia di Perkumpulan Lansia Habibi dan Habibah
ABSTRAK: Masa lansia
merupakan periode terakhir
dalam rentang hidup
manusia. Masa lansia ditandai
dengan adanya beberapa
perubahan b a i k secara
fisik, psikologis maupun
sosial, dimana perubahan
ini akan mempengaruhi
kondisi fisik dan
mental lansia. Pada umumnya
lansia menikmati hari
tuanya di lingkungan
keluarga, akan tetapi
terdapat pula lansia
yang tidak tinggal
dengan keluarga, khususnya
dengan anak-anak mereka.
Hal ini dikarenakan
anak-anak tumbuh dan
berkembang dengan mandiri serta
meninggalkan rumah dan
hidup terpisah dengan
orang tua. Kondisi ini
memicu munculnya rasa
kesepian pada lansia,
dimana kesepian tersebut
disebabkan karena adanya
keterbatasan dukungan sosial yang diterima oleh lansia itu sendiri.
Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif yang
bertujuan untuk melihat pengaruh dukungan sosial terhadap
kesepian pada lansia. Jumlah sampel
penelitian ini adalah 60 orang
lansia pada Perkumpulan
Lansia Habibi dan
Habibah, yang terdiri dari
36 orang (60%)
lansia pria dan
24 orang (40%)
lansia wanita. Pengambilan sampel dilakukan
dengan menggunakan Simple
Random Sampling. Data dikumpulkan melalui dua
buah skala yaitu
skala dukungan sosial
yang disusun peneliti
berdasarkan dimensi dari
Orford (1992) dan
skala kesepian yang
disusun peneliti berdasarkan dimensi
dari Wrightsman (1993).
Skala dukungan sosial
memiliki nilai reliabilitas
koefisien alpha (α)=0.874
dan skala kesepian memiliki nilai reliabilitas koefisien
alpha (α)=0.906.
Data yang diperoleh
pada penelitian ini
diolah dengan menggunakan
Analisa Regresi.
Berdasarkan hasil analisa
ditemukan bahwa ada
pengaruh negatif dari dukungan sosial
terhadap kesepian pada
lansia. Artinya semakin
tinggi dukungan sosial yang
diperoleh lansia, maka
kesepiannya akan semakin rendah.
Sebaliknya, semakin rendah
dukungan sosial yang diperoleh maka semakin tinggi
kesepiannya. Sumbangan efektif yang
diberikan variabel dukungan
sosial terhadap kesepian
pada lansia adalah
sebesar 13.7% (R²
= 0.137), yang
berarti bahwa pada penelitian ini
dukungan sosial mempengaruhi kesepian
sebesar 13.7 %
dan sisanya yaitu sebesar
86.3% dipengaruhi oleh
faktor-faktor lain yang
tidak diteliti dalam
penelitian ini.
Penulis: Liza Marini, Sari
Hayati
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd090003