MAKNA AGAMA DALAM PERSPEKTIF HIDUP WARIA PADA KOMUNITAS PENGAJIAN “HADRAH AL-BANJARI WARIA AL-IKLAS SURABAYA

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk memahami apa dan bagaimana makna agama dalam perspektif hidup waria pada komunitas pengajian al-Ikhlas Surabaya. Adapun pertanyaan penelitian yang dajukan dalam penelitian ini adalah, apakah waria pada komunitas  pengajian  waria  al-Ikhlas  memandang  atau  merasakan  bahwa  agama memiliki  makna  atau  arti  penting  bagi  diri  dan  kehidupan  mereka,  apa  saja  dan bagaimana  makna  agama  dalam  perspektif  hidup  waria,  dan  bagaimana  sikap  atau keputusan waria, sehubungan dengan rasa identitasnya di satu sisi dan pengharaman agama  atas  waria  di  sisi  yang  lain.  Penelitian  ini  melibatkan  3  subjek  berusia  30 sampai  60  tahun,  yang  merupakan  anggota  pengajian  waria  al-Ikhlas  Surabaya. Metode  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  wawancara  dan  observasi. Adapun  metode  analisis  datanya  menggunakan  Model  Interaktif  dari  Miles  dan Huberman
Hasil  analisis  data  kualitatif  menunjukkan  bahwa  agama  bermakna  atau memiliki  arti  penting  bagi  diri  dan  kehidupan  waria.  Agama  mengingatkan  waria tentang  dosa,  memberi  pedoman  dan  pertimbangan  dalam  bertindak,  menyadarkan tentang  fakta  kematian,  memberi  arti  dan  ketenangan  bagi  diri  dan  kehidupan, menumbuhkan  rasa  syukur,  merasa  selalu  memiliki  tempat  untuk  bergantung,  dan membentuk  serta  menguatkan  hubungan  dalam  suatu  komunitas.  Adapun  masalah keberagamaan  waria  di  satu  sisi  dan  pengharaman  agama  atas  waria  di  sisi  yang lain,  subjek  menyerahkan  nasib  identitasnya  kepada  Tuhan,  dan  tetap  menjalani hidup sebagai seorang waria.
Kata Kunci: Makna Agama Dalam Perspektif Hidup Waria 
Penulis: Juwandi, Anwar, Kamsih Astuti
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd090004

Artikel Terkait :