Model Pendidikan Kecakapan Hidup Bagi Remaja Miskin Putus Sekolah dalam Usaha Hidup Mandiri Melalui Pelatihan Kewirausahaan Kerajinan Cetak Sablon
Abstrak: Penelitian bertujuan
untuk meningkatkan keterampilan model pendidikan kecakapan hidup bagi remaja
putus sekolah agar mampu hidup mandiri. Penelitian terdiri dari tiga variabel:
(1) intensitas pelayanan model; (2) keterampilan kerja remaja miskin putus
sekolah; (3) efektivitas pelayanan model. Metode penelitian pada tahun pertama
adalah survey, observasi, interview, angket, dan dokumentasi. Pada tahun kedua
menerapkan pendekatan penelitian tindakan (action research), eksperimen,
interview, observasi, demonstrasi/pelatihan, pemberian tugas kepada subyek
penelitian dan evaluasi. Analisis data kuantitatif menggunakan pendekatan
deskriptif kuantitatif, data kualitatif menggunakan pendekatan interaktif.
Hasil penelitian: (1) diperoleh data dasar potensi desa di wilayah penelitian
yang berkaitan dengan permasalahan remaja miskin putus sekolah di pedesaan; (2)
diperoleh data dasar angka prevalensi remaja miskin putus sekolah dari tingkat
pendidikan dan penyebarannya yang perlu mendapat layanan pendidikan kecakapan
hidup; (3) diketahui need asessment dari remaja miskin putus sekol; (4) dapat
disusun modul materi pendidikan yang berkaitan dengan kebutuhan kecakapan hidup
remaja miskin putus sekolah; (5) dapat disusun tim pelaksana model; (6) dapat dilatih sejumlah 10 orang
tim penggerak dan pelaksana model; (7) dapat dihasilkan prototype atau alat
cetak sablon; (8) dapat dididik sejumlah 30 remaja miskin putus sekolah, dan
menghasilkan produk cetak sablon yang layak dijual (9) dapat dibentuk Kelompok
Usaha Produktif (KUP) mandiri di pedesaan; (10) dapat ditulis jurnal
terakriditasi nasional, dan internasional; (11) dapat ditulis buku pegangan
kuliah tentang pendidikan kecakapan hidup dan kewirausahaan.
Penulis: Harun, Rosyid,
Haryanto, Ibnu Syamsi
Kode Jurnal: jppendidikandd130296