METODE USHUL FIQIH HASAN HANAFI
Abstrak: Rekonstruksi ushul
fiqih adalah salah satu cabang dari proyek pembaruan tradisi Hasan Hanafi.
Baginya, ushul fiqih adalah ilmu ‘tanzil’ yaitu ‘sesuatu’ yang berasal dari
Allah untuk manusia. ilmu yang berorientasi ke bawah, kepada mashlahah manusia.
Ushul fiqih yang dicoba oleh Hasan Hanafi
untuk direkonstruksi minimal tampak perbedaannya dengan ushul fiqih karya para ushuli terdahulu pada empat aspek.
Pertama, resistematisasi objek
pembahasan. Dimulai dari
mashadir arba’an, lalu
adillah syariyyah kemudian ahkam syar’iyah. kedua, adanya orientasi dan kecenderungan
memberi ruang lebar bagi pentransparanan
bagi tugas dan
potensi manusia dalam
menjemput misi wahyu
dan pengimplementasiannya dalam kehidupan manusia yang riil. Ketiga, memberikan idiom-idiom (redaksi,
ta’bir) yang mengartikulasikan potensi kemanusiaan sebagai tindak lanjut dari kesimpulan nomor dua di atas. Keempat,
bersifat deduktif, menjelaskan teori-teori yang bersifat general dan sepi dari
penyebutan contoh-contoh hukum sebagai deskripsi bagi teori-teori pemahaman
terhadap isi teks
Penulis: Moh Sholehuddin
Kode Jurnal: jphukumdd110183