Kenakalan Remaja ditinjau dari Kecerdasan Emosi dan Penyesuaian Diri pada Siswa SMAN Se-Surakarta
ABSTRAK: Kenakalan remaja
merupakan penyimpangan tingkah
laku atau pelanggaran
terhadap norma- norma yang ada.
Kecerdasan emosi mampu membantu remaja mengontrol sikap dan tingkah lakunya
agar terhindar dari kenakalan remaja. Sedangkan
keberhasilan remaja
menyesuaikan diri dengan
lingkungan akan mengarahkan remaja
untuk berperilaku adaptif dan tidak terjerumus dalam kenakalan remaja. Remaja
yang mampu mengontrol emosi dan tingkah
lakunya serta dapat
menyesuaikan diri dengan
lingkungan sekitarnya. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui:
1) Hubungan kecerdasan
emosi dan penyesuaian
diri dengan kenakalan
remaja pada siswa SMAN Se-Surakarta; 2) Hubungan
kecerdasan emosi dengan kenakalan remaja pada siswa SMAN Se-Surakarta; 3) Hubungan
penyesuaian diri dengan kenakalan remaja pada siswa SMAN Se-Surakarta.
Populasi dalam penelitian
ini adalah siswa
SMAN Se-Surakarta di
8 Sekolah. Penelitian
ini menggunakan sampel yang berjumlah
7 sekolah yaitu
625 siswa. Teknik Sampling menggunakan Multi Stage
Cluster Random Sampling. Alat
pengumpul data yang
digunakan dalam penelitian ini
adalah Skala Kenakalan Remaja dengan validitas sebesar
0,311-0,540 dan Reliabilitas
Alpha 0,729; Skala Kecerdasan Emosi dengan
validitas 0,305-0,538 dan Reliabilitas
Alpha 0,723; Skala Penyesuaian Diri
dengan validitas 0,313-0,584
dan Reliabilitas Alpha 0,731. Teknik analisis data yang digunakan adalah
analisis regresi berganda.
Hasil analisis regresi
dua prediktor diperoleh
nilai koefisien korelasi
ganda (R) sebesar
0,566 (p=0,000; p<0,05) dan
F hitung 146,338>F
Tabel 3,010207. Hasil tersebut
menunjukkan bahwa terdapat
hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dan
penyesuaian diri dengan
kenakalan remaja. Secara
parsial menunjukkan terdapat hubungan
negatif yang signifikan
antara kecerdasan emosi
dengan kenakalan remaja
dengan koefisien korelasi (r)
sebesar -0,259 dengan (p=0,870;
p>0,05); dan terdapat
hubungan negatif yang
signifikan antara penyesuaian
diri dengan kenakalan remaja yang
ditunjukkan dengan koefisien korelasi
(r) sebesar -0.280 dengan (p=0,000; p<0,05).
Penulis: Ihdiati Kuswidyas
Rini, Tuti Hardjajani, Arista Adi Nugroho
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan120023