KARAKTERISTIK GCG TERHADAP PENGUNGKAPAN CSR PADA PERUSAHAANMANUFAKTUR DI BEI 2010-2011
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Independensi Dewan
komisaris, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional,
Kepemilikan Asing dan Rapat Dewan Komisaris terhadap pengungkapan Corporate
Social Responsibility.
Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang dilakukan pada
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2011.
Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 15
perusahaan dari 165 perusahaan manufaktur yang Listing di Bursa Efek
Indonesiaperiode 2010-2011. Dengan demikian data yang dianalisis berjumlah 30
perusahaan. Sebelum melakukan teknik analisis data, terlebih dahulu dilakukan
uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji linieritas, multikolonieritas, uji
autokorelasi dan uji heteroskedastisitas. Metode analisis yang digunakan di
dalam penelitian ini adalah metode
regresilinier sederhana dan regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Ukuran Dewan Komisaris berpengaruh
signifikan positif terhadap pengungkapan CSR dengan nilai t hitung sebesar 3,433
dan nilai signifikansi t sebesar 0,002. 2) Independensi Dewan Komisaris tidak
berpengaruh signifikan positif terhadap pengungkapan CSR dengan t hitung
sebesar 0,367 dan signifikansi t sebesar 0,717. 3) Komite Audit tidak
berpengaruh signifikan positif terhadap pengungkapan CSR dengan t hitung
sebesar 0,777 dan signifikansi t sebesar 0,444.4) Kepemilikan Manajerial tidak
berpengaruh signifikan negatif terhadap pengungkapan CSR dengan nilai t hitung
sebesar -1,271 dan signifikansi t sebesar 0,214.5) Kepemilikan Institusional
berpengaruh signifikan negatif terhadap pengungkapan CSR dengan nilai t hitung
sebesar -2,140 dan signifikansi t sebesar 0,041.6) Kepemilikan Asing
berpengaruh signifikan positif terhadap pengungkapan CSR dengan t hitung
sebesar 3,012 dan signifikansi t sebesar 0,005. 7) Rapat Dewan Komisaris tidak
berpengaruh signifikan negatif terhadap pengungkapan CSR dengan nilai t hitung
sebesar -0,795 dan signifikansi t sebesar 0,433. 8) Ukuran Dewan Komisaris,
Independensi Dewan Komisaris, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan
Institusional, Kepemilikan Asing dan Rapat Dewan Komisaris secara bersama-sama
berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR dengan F hitung sebesar 4,350
dan signifikansi F sebesar 0,03<0,05.
Penulis: NUGROHO BUDI WIRAWAN
Kode Jurnal: jpakuntansidd130244