AUDIT OPERASIONAL ATAS PROSES PRODUKSI DALAM MENDUKUNG EFEKTIVITAS PROSES PRODUKSI PADA PT. INDOMATRA BUSANA JAYA
Abstrak: Penelitian bertujuan
untuk: 1) Mengevaluasi prosedur proses produksi di PT. Indomatara Busana Jaya,
2) Mengevaluasi aktivitas pengendalian proses produksi pada PT. Indomatara
Busana Jaya, dan 3) Memberikan usulan rekomendasi dan saran untuk perbaikan dalam
aktivitas proses produksi sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk
meningkatkan efektivitas di PT. Indomatara Busana Jaya.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dokumentasi, wawancara, dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis deskriptif kualitatif dilakukan dengan pendekatan studi kasus, yaitu
jenis penelitian melakukan observasi secara mendalam terhadap PT. Indomatra
Busana Jaya untuk memberikan gambaran yang lengkap mengenai aktivitas proses produksi
dan perbaikan proses produksi.
Hasil dari penelitian ini 1) Prosedur proses PT. Indomatra Busana Jaya
meliputi empat tahapan yaitu pesanan dari pembeli, perencanaan proses produksi,
pelaksanaan proses produksi, dan pengiriman hasil produksi. Pelaksanaan proses
produksi meliputi tahapan cutting, sewing, dan finishing. Sebelum tahap
finishing, perusahaan memiliki karyawan pada bagian quality control yang
bertugas mengecek kesesuaian produk dengan pesanan. Dalam pelaksanaan proses
produksi dilakukan pengawasan terhadap semua bagian 2) Pelaksanaan pengendalian
atas proses produksi di PT. Indomatra Busana Jaya belum dilaksanakan secara
efektif. Hal ini didukung oleh: (a) Perusahaan belum memiliki kebijakan dan
prosedur pemeliharaan fasilitas produksi secara tertulis yang dapat dijadikan
pedoman dalam pelaksanaan tugas para pelaksana produksi (b) Bagian Quality
Control tidak mengotorisasi surat jalan. Setelah dicocokan kuantitasnya surat
jalan langsung diberikan ke pengirim tanpa diotorisasi terlebih dahulu. Bagian
Quality Control tidak menandatangani surat jalan, karena surat jalan tersebut
ditaruh di dalam karung sehingga penerima tidak dapat menjalankan tugsanya
secara efisien (c) Bagian cutting melakukan salah potong terhadap bahan
sehingga menyebabkan banyak barang yang reject karena tidak sesuai dengan
spesifikasi (d) Perusahaan mempercayakan sepenuhnya kepada Bagian Quality
control untuk menerima barang dari pabrik serta melakukan pengecekan terhadap
barang jadi tersebut.
Penulis: NOVIE SETYONINGRUM
Kode Jurnal: jpakuntansidd130243