Hubungan Regulasi Diri Dengan Status Gizi pada Remaja Akhir di Kota Denpasar

Abstrak: Permasalahan  remaja  yang  menjadi  perhatian  utama  di  bidang  kesehatan  salah  satunya  merupakan  masalah  gizi. Obesitas dan anemia  merupakan  dua hal  yang rentan dihadapi  remaja terkait permasalahan gizi. Maraknya restoran cepat saji yang menjamur sangat kontradiktif dengan fenomena obesitas yang telah menjadi epidemiologi global dan distorsi  pada  citra  tubuh  mempunyai  kaitan  dengan  anemia  terkait  penyusutan  bobot  tubuh.  Pemenuhan  gizi  dapat dilihat  melalui  status  gizi  individu  dan  regulasi  diri  merupakan  pendekatan  psikologis  yang  terkait  pembentukan status  gizi  yang  optimal  karena  terkait  kemampuan  individu  dalam  mengontrol  perilaku,  mengatur  hasrat  ataupun emosi dan mengendalikan dorongan perilaku.
Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menelusuri  lebih  lanjut  tentang  hubungan  regulasi  diri  dengan  status  gizi  pada remaja  akhir  di  Kota  Denpasar.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  kuantitatif.  Subjek  dalam  penelitian ini adalah remaja akhir  yang berada pada kisaran 17-19 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri (r=0,936; α=0,273-0,625) dan pengukuran indeks massa tubuh untuk mengukur status gizi. Hasil  uji  analisis  statistik  yang  digunakan  adalah  analisis  nonparametrik  Spearman  menunjukkan  nilai  signfikansi yaitu  p=  0,822  yang  mengindikasikan  Hipotesis  Null  diterima  yaitu  tidak  adanya  hubungan  antara  regulasi  diri dengan  status  gizi  pada  remaja  akhir  di  Kota  Denpasar.  Ditolaknya  hipotesis  alternatif  dikarenakan  oleh  teori  yang digunakan  belum  banyak  diuji  dalam  penelitian  lain,  teknik  pengambilan  sampel  yang  kurang  representatif  dan  adanya  faktor-faktor  internal  dan  eksternal  yang  lebih  mempunyai  hubungan  dengan  status  gizi  akan  diulas  lebih lanjut dalam pembahasan.
Kata kunci: Regulasi diri, status gizi, remaja akhir
Penulis: A.A. Istri Mira Pramitya dan Tience Debora Valentina
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan130030

Artikel Terkait :