Hubungan antara Dukungan Sosial Peer Group dan Kontrol Diri dengan Kepatuhan terhadap Peraturan pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo
ABSTRAK: Terciptanya lingkungan
yang harmonis tidak
pernah terlepas dari
adanya norma yang
diciptakan masyarakat untuk
mengatur anggota masyarakatnya. Oleh karena itu untuk mewujudkan lingkungan
harmonis diperlukan kepatuhan terhadap
peraturan dari seluruh
anggota masyarakat, tidak terkecuali
remaja. Masa perkembangan
remaja ketika masa trotzalter mulai muncul,
kepatuhan menjadi hal
yang menantang remaja
untuk menyesuaikan antara
keinginan pribadi dan tuntutan
masyarakat. Dukungan sosial peer group dan kontrol diri merupakan faktor
psikologis yang terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial
peer group dan kontrol diri dengan kepatuhan
terhadap peraturan pada
remaja putri SMA Pondok
Pesantren Modern Islam
Assalaam Sukoharjo. Subjek penelitian adalah siswi
SMA Pondok Pesantren
Modern Islam Assalaam
Sukoharjo. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified cluster
sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala
kepatuhan terhadap peraturan, skala dukungan sosial peer group, dan skala kontrol diri. Analisis data menggunakan
metode analisis regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F-test = 9,426, p < 0,05, dan
nilai R = 0,439. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa hipotesis dalam
penelitian ini dapat
diterima. Hasil penelitian juga
menunjukkan nilai rx1y = 0,247;
p < 0,05,
artinya ada hubungan
positif yang rendah
antara dukungan sosial peer
group dengan kepatuhan terhadap peraturan.
Nilai rx2y = 0,346;
p < 0,05,
menunjukkan adanya hubungan
positif yang rendah
antara kontrol diri dengan kepatuhan terhadap peraturan.
Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,193 atau 19,3%, terdiri atas
sumbangan efektif dukungan sosial peer group terhadap kepatuhan terhadap
peraturan sebesar 6,68% dan sumbangan
efektif kontrol diri terhadap kepatuhan terhadap peraturan sebesar 12,58%. Ini berarti
masih terdapat 80,62%
faktor lain yang
mempengaruhi kepatuhan terhadap
peraturan selain dukungan sosial peer group dan kontrol diri.
Penulis: Septi Kusumadewi,
Tuti Hardjajani, Aditya Nanda Priyatama
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd120027